Kajian Akademik Pembentukan Kecamatan Baru Di Kabupaten Natuna

Natuna, (Kepripos.co.id)-

Pemekaran suatu Kecamatan sangat penting dilakukan untuk memperpendek rentang kendali masyarakat, misalnya dalam mengurus KTP dan berobat ke Puskesmas, karena di masing-masing kecamatanm telah mempunyai fasilitas pelayanan publik yang memadai sehingga masyarakat yang ada di pulau tidak perlu menyeberangi laut ketika ingin mengurus KTP maupun ingin berobat ke Puskesmas.

Namun dari itu permasalahan yang paling utama yaitu, permasalahan keuangan karena dari pemekaran kecamatan yang baru maka akan menambah belanja Daerah, hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Natuna Wan Siswandi, S. Sos. M. Si, dalam kegiatan kajian untuk pemekaran kecamatan baru Kabupaten Natuna, di ruang rapat kantor Bupati Natuna, 21/11/2019, pagi.

Lanjut Siswandi, permasalahan dan kajian sudah di buat, saran pendapat sudah di dengarkan agar hasil dari kajian ini bisa disampaikan ke Gubernur, terus ke Mendagri, kemudian turun lagi ke pemerintah Daerah guna memperbaiki kesalahan dan kekurangan guna mencari solusi yang tepat agar bisa diproses pemekaran terlaksana dengan cepat.

Dalam kesempatan yang sama tim kajian dari Umrah Andrizal mengatakan, dari ke tiga kecamatan yang di rencanakan untuk dilakukan pemekaran belum terpenuhi persyaratan nya, namun kami dari tim kajian dan pihak pemerintah Kabupaten Natuna akan mengupayakan pemekaran kecamatan ini bisa di mekarkan guna untuk kepentingan strategis Nasional.

Menurut Andrizal, penyebab tidak terpenuhinya pemekaran ini salah satunya yaitu, masih kurangnya wilayah kecamatan yang harusnya mempunyai wilayah yang terdiri dari beberapa Desa, namum sampai saat ini hanya baru dua Desa yang berada di wilayah kecamatan tersebut.

Pembentukan kecamatan dalam rangka kepentingan strategis Nasional yang Menurut PP nomor 17 tahun 2018 pasal 7 yaitu :
1. Untuk kepentingan strategis Nasional, pemerintah pusat dapat menugaskan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota tertentu melalui Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat untuk membentuk kecamatan.
2. Pembentukan kecamatan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 PP ini meliputi, kecamatan di kepulauan terpencil dan terluar, kecamatan di perbatasan Negara di wilayah darat, serta kecamatan dalam rangka kepentingan strategis Nasional lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ada tiga rencana pemekaran Kecamatan yang baru yaitu, Kecamatan Pulau Panjang(Subi), Pulau Seluan(Bunguran Utara), Sungai Ulu(Bunguran Timur). Pembentukan Kecamatan yang baru ini hanya terdiri dari dua desa yang ada di wilayah pemekaran kecamatan yang baru seperti kecamatan Pulau Panjang(Desa Pulau Panjang dan Kerdau), kecamatan Pulau Seluan(Desa Kelarik Barat dan Seluan Barat), kecamatan Sungai Ulu(Desa Sungai Ulu dan Batu Gajah).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh OPD, Camat se-Bunguran besar, serta para peserta kajian pembentukan Kecamatan. ** R. 02

Sharing