Polisi Razia Perjudian. Walikota Tanjungpinang: “Saya Tidak Pernah Keluarkan dan Teken Izin”

TANJUNGPINANG – Razia ala Polres Tanjungpinang yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP. Rio Reza Parinda kelokasi tempat perjudian yang berkedok hiburan Gelangan Permainan Ketangkasan (Gelper), Kim/Lotto dan Bola Pimpong tidak membuahkan hasil. Kabarnya, razia ini telah bocor terlebih dahulu sehingga pada tutup sebelum tim turun.

Razia ke sejumlah lokasi seperti di jalan Potong Lembu/Hotel Paradise, suka Berenang, kawasan Bintan Plaza, dan City Walk Jalan Teuku Umar dengan melibatkan satuan Intel, devisi Provam Polres, dan  satuan anggota lainnya pada malam, (11/3).

Keterangan Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang kepada awai media, “Kita cek langsung sejumlah tempat yang dicurigai ada permainan yang memiliki unsur perjudian. Alhamdulillah, tidak ditemukan adanya lokasi perjudian yang buka. Diduga tempat-tempat permainan judi itu telah tutup sebelum dirazia, ujar Rio didampingi Kasat Intelkam Polres Tanjungpinang, AKP. I Made Putra Hari Surgana di Tanjungpinang.

“Pihaknya akan menelusuri Izin permainan ketangkasan yang diduga mengandung permainan Judi di Tanjungpinang itu ke Instansi Pemberi Izin di Pemerintah Kota Tanjungpinang,” jelas Kasat Reskrim kepada media.

Sementara Walikota Tanjungpinang H. Syahrul saat dikonfirmasi kepripos.co.id (12/3) soal dugaan adanya izin Hiburan Gelper, dan lainnya yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang sesuai fakta lapangan yang terungkap saat di razia pihak Polres mengatakan, “Silakan dilacak siapa yg memberi izin. Parawisata atau PTSP? Yang jelas saya tidak pernah meneken mengeluarkan izin. Izin usaha harus diprint digantung didinding bukan disimpan,” ungkapnya.

Pantauan kepripos.co.id dilapangan malam razia tidak tampak ada satupun barang atau mesin yang disita atau lokasi yang dilakukan penyegelan Polis Line. Razia dilakukan pada malam hari (11/3)sedang khusus untuk lokasi Gelper buka dari mulai jam 13.00 wib (siang) dan untuk Kim/lotto serta Bola Pimpong buka dari jam 20.00 Wib.

Keterangan dari salah satu pemain Gelper di kawasan Suka Berenang bahwa masih main dari sore. “Baru saja saya keluar, pas mau masuk lagi sudah tutup dan banyak petugas,” ujarnya.

Selanjutnya kabar dari Kota Batam pada malam yang sama pihak Poltabes Batam melakukan juga razia ke satu lokasi Gelper di kawasan Windsor Batam yang belum lama buka. Untuk informasi razia dibatam belum ada satu pihakpun yang dapat memberi keterangan. **(R. 01)

Sharing

19 responses to “Polisi Razia Perjudian. Walikota Tanjungpinang: “Saya Tidak Pernah Keluarkan dan Teken Izin””