Erimarka : Melaut Perlu Berkawan

Natuna, (Kepripos co.id)-

Nelayan warga desa Cemaga Tengah Kecamatan Bunguran Selatan bernama Ibnu Abas (58) ditemukan meninggal dunia saat mencari ikan (04/04/2020).

Kejadian ini mendapat perhatian dari Anggota DPRD Komisi III Eri Marka menyarankan kepada masyarakat,“ mencari ikan ataupun ke hutan mencari madu hendaknya membawa teman, jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan bisa saling membantu”.

Menurut Pauzi yang juga adik kandung korban sempat diingat oleh rekannya korban ,”sampai jam pukul 06.30 Abas belum juga pulang dari menjaring”. Air laut sudah pasang penuh yang biasanya nelayan menangkap ikan mempergunakan jaring sudah pada pulang. Mendengar itu Pauzi pun bergegas ke pantai yang biasanya tempat abangnya turun menjaring.

 

Di Pantai Tanjung Semedang Pauzi pun menemukan galon ( Sudah dipotong) yang berisikan rokok dan air minum. Makin kuat dugaan Pauzi abang terjadi kecelakaan dilaut, berkat bantuan nelayan sekitarnya dan ikut mencari dilaut mempegunakan pompon. Berawal dari ditemukan jaring yang sudah digulung dan tempat ikan yang terbuat dari jaring terdampar dikukup, nelayanpun terkosentrasi penuh mencari korban, sekitar 500 meter dari tempat ditemukan jaring tersebut tampak korban dalam keadaan tenggelam.

 

 

 

 

 

 

 

Korban langsung dibawa pulang ke rumah duka dengan mempergunakan ambulan puskesmas Cemaga, kemudian korban mendapat pemeriksaan dari dr. Suharto dari Puskesmas Cemaga.
Melalui cellular dr Suharto kepada kepripos.co.id menyampaikan “meninggalnya korban karena kedinginan, ini bisa dilihat dari posisi badan korban membungkuk dan tangan menggenggam. Korban sudah meninggal sekitar jam sebelum ditemukan”.

Pauzi yang ikut memeriksa tubuh korban ternyata tidak ditemukan tanda tanda mencurigakan dan memutuskan tidak perlu diaadakan pemeriksaan lanjutan, kami sudah menerima dengan iklas kepulanganNya, terang Pauzi.

Peristiwa itu dikunjungi langsung oleh Kapolsek Bunguran Timur Sibarani dan menghimbau pemakaman segera dilaksanakan. Atas saran tersebut Kades Cemaga Tengah Zaidan minta pemakaman dilaksanakan setelah sholat Asyar dengan pertimbangan pengali liang memakan waktu karena musim kemarau.

Ikan pari pesanan ternyata didapatkan oleh korban, namun dimana dan kapan waktu kita menghadapNya itu merupakan rahasia Illahi. **Red

 

Sharing

14 responses to “Erimarka : Melaut Perlu Berkawan”