Mantan Sekretaris NasDem Bintan Terancam 4 Tahun Penjara, Kasus Penipuan dan Pengelapan Jual Beli Lahan

Bintan – Kasus dugaan penggelapan atau penipuan yang menjerat mantan Sekretaris DPD Partai NaDem Bintan, Iwan Kurniawan sudah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan Negeri Bintan.

Pelimpahan berkas perkara dan tersangka Iwan Kurniawan dari Satreskrim Polres Bintan ke JPU Kejari Bintan dilaksanakan Selasa (7/7) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kasi Pidum Kejari Bintan Haryo Nugroho menyampaikan, setelah diteliti kelengkapan berkas formil dan materil sudah P-21.

“Sudah diperiksa terkait fakta yang termuat dalam berkas perkara dengan pasal yang disangkakan yakni Pasal 378 atau Pasal 372 KHUP tentang penipuan atau penggelapan,” ujar Haryo.

Kini Kejaksaan, telah melakukan penahanan terhadap Iwan selama 20 hari kedepan. Tersangka Iwan yang merupakan seorang pengacara itu, sudah dititipkan ke Sel Tahanan Mako Polres Bintan.

“Ancamannya 4 tahun penjara,” sebut Haryo.

Namun demikian, Aryo menambahakan sikap upaya terhadap tersangka nantinya sesaat di persidangan dan atau etikat baik serta sikap perdamaian maka akan ada pertimbangan dari pihak JPU Kejari Bintan.

Pantauan dilapangan, Iwan keluar dari Kantor Kejari Bintan sekitar pukul 12.30 WIB dikawal Unit 1 Satreskrim Polres Bintan menggunakan mobil Avanza warna putih. Iwan tampak mengenakan kemeja lengan pendek dan memakai masker.

Iwan diduga melakukan penipuan terhadap Ko Ming soal jual beli tanah dan kasusnya dilaporkan pada awal tahun 2019. Dan pada akhir tahun kemarin, Iwan ditetapkan sebagai tersangka.

Namun, ditengah perjalanan Ko Ming tak bisa mendapatkan surat atas kepemilikan lahan yang dibelinya lewat Iwan Kurniawan. Ko Ming pun melaporkan kejadian yang dialaminya ke polisi.***

Laporan: Siswanto

Sharing