TNI AL Latihan L-3 Terpadu Koarmada I di Perairan Lingga

LINGGA – TNI Angkatan Laut menggelar puncak latihan Geladi Tugas Tempur (Gelagaspur) TK-3 (L-3) di Kawasan Perairan Pulau Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau pada Jumat (25/07) kemarin.

Latihan L-3 Terpadu Koarmada I ini dipimpin langsung oleh Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I, Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M. yang bertindak sebagai Pimpinan Umum Latihan (Pimumlat). Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. meninjau langsung latihan terpadu tersebut dengan on board di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Semarang-594 sebagai kapal Posko L-3.

“Dengan mendaratnya pasukan tadi dan juga dengan melaksanakan bantuan tembakan kapal, bantuan tembakan armed, dalam rangkaian kegiatan ini, ditandai dengan pengangkatan saya selaku Warga Kehormatan Korps Marinir, sehingga latihan ini kita tutup, kembali ke pangkalan,” kata Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. menambahkan kalau ada tanggung jawab yang berat untuk tetap menjaga nasionalisme para prajurit Korps Marinir tersebut.

“Namun di balik itu, saya juga ada tanggung jawab yang berat untuk tetap menjaga nasionalisme prajurit-prajurit Korps Marinir. Baik dalam melaksanakan operasi militer perang maupun selain perang. Saat ini, pandemik ini, peran Marinir sangat dibutuhkan dan berperan sekali pada tingkat pendisiplinan masyarakat dalam penanganan protokol Covid-19,” jelasnya

Latihan yang digelar dalam rangka mendukung tugas TNI AL ini dilaksanakan untuk memelihara kemampuan dan profesionalisme prajurit dalam melaksanakan Operasi Laut Gabungan dan Operasi Amfibi, serta mewujudkan kesiapan unsur-unsur Koarmada I dalam melaksanakan Operasi Laut Gabungan dan Operasi Amfibi guna mendukung Operasi Gabungan TNI.

Sementara Materi latihan yang akan diberikan berupa manuver lapangan, yaitu Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM) pada tingkat Kogasgab, materi Peperangan Anti Udara, materi Peperangan Elektronika, materi Peperangan Anti Kapal Permukaan, materi Peperangan Anti Kapal Selam, materi Peperangan Ranjau, tahap embarkasi pada Operasi Amfibi, tahap Latihan Umum (Latum) pada Operasi Amfibi, tahap Gerakan Menuju Sasaran (GMS) pada Operasi Amfibi, tahap Gerakan Serbuan pada Operasi Amfibi, dan tahap pengakhiran pada Operasi Amfibi.

Latihan yang digelar selama empat hari dari tanggal 21 sampai 24 Juli 2020 tersebut mengerahkan 24 kapal/unsur laut, yaitu 1 Kapal Selam (KS), 2 Perusak Kawal Rudal (PKR), 4 Perusak Kawal (PK), 1 Fast Patrol Boat (FPB), 6 Kapal Cepat Rudal (KCR), 3 Kapal Patroli Cepat (PC), 2 Landing Platform Dock (LPD), 2 Angkut Tank Type Frosch (ATF), 1 Bantu Cair Minyak (BCM), 1 Bantu Tunda (BTD), 1 Bantuan Umum (BU), 1 Tim Pasukan Katak (Paska), 2 Tim Dinas Penyelaman Bawah Air (Dislambair), dan 1 Tim Dinas Kesehatan (Diskes). Sedangkan unsur udara yang dikerahkan sebanyak 14 unsur, yaitu 2 Heli Panther, 2 Heli Bell, 1 BO, 2 Cassa, 5 Bonanza, 1 CN 235, dan 1 King Air. Sementara unsur Marinir yang terlibat sebanyak 1 BTP Pasmar 1 Jakarta, 5 BMP 3F, 5 LVT7A1, 2 Kapa, 5 BTR 50, 1 Tim Taifib, dan 23 Ranmor.

Selanjutnya, pengangkatan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut melalui prosesi pembaretan oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar), Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr.(Han), di Pantai Todak, Dabo Singkep, Provinsi Kepri.

Pengangkatan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir adalah sebagai wujud penghargaan Korps Marinir kepada tokoh yang dianggap memberikan kontribusi dan perhatiannya yang tulus kepada kemajuan dan perkembangan Korps Marinir TNI Angkatan Laut di samping sebagai bentuk apresiasi atas keteladanan jiwa, sikap, semangat, dan komitmen yang tinggi yang diberikan kepada Korps Marinir TNI Angkatan Laut.

Proses pengukuhan sebagai warga kehormatan diawali dengan pelaksanaan latihan, di mana Kasal ikut melaksanakan pendaratan dengan kendaraan tempur Amfibi Marinir LVT-7 yang keluar dari rampa KRI Semarang-594, dilanjutkan melaksanakan Pertempuran Jarak Dekat (PJD) serta melaksanakan penembakan senjata bantuan Howitzer-105.

Kegiatan ini merupakan rangkaian Latihan Satuan Lanjutan Aspek Laut yang mulai digelar sejak tanggal 21 Juli 2020 dengan tahap Lintas Laut dan Perang Laut oleh Koarmada 1, Kolinlamil, dan Puspenerbal. Sedangkan Latihan Pasukan Pendarat Korps Marinir kali ini dilakukan oleh Korps Marinir dari Pasmar- 1.

Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. menjadi warga kehormatan Korps Marinir TNI AL ke-39 setelah sejumlah pejabat lainnya di antaranya Mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2008, Presiden RI, Ir. Joko Widodo, dan mantan Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. pada tahun 2015, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada tanggal 22 Februari 2018, dan mantan Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M. pada tanggal 15 November tahun 2018 lalu.

Pada upacara pengangkatan Kasal sebagai warga kehormatan Korps Marinir tersebut, turut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto, S.Sos., M.M., Asops Kasal Laksda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M., Aspam Kasal Laksda TNI Angkasa Dipua, S.E., M.M., Aspers Kasal Laksda TNI Nyoman Mandra, M.Sc., Pangkoarmada I Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., Pangkolinlamil Laksda TNI Abdul Rasyid, S.E., M.M., Kadispenal Laksma TNI Mohamad Zaenal, S.E., M.M., M.Soc.Sc., Kadisopslatal Laksma TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., Kas Kormar Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, M.Tr.(Han), serta Danpasamar-1 Brigjen TNI (Mar) Wurjanto, M.Han.**

Laporan: Mansyur. *

Sharing