4 Bulan Tutup, Perjudian Marak Kembali di Kota Tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Perjudian kembali marak di Kota Tanjungpinang setelah 4(empat) bulan tutup dampak dari Polres Tanjungpinang mengelar  razia ke tempat – tempat yang diduga terdapat galanggangan  perjudian , pada (11/3/2020) lalu. Walau tak satupun saat itu ditetapkan sebagai tersangka.

Saat itu, Razia digelar ketempat galanggangan permainan  judi jenis Kim dan Gelper, yang berlokasi di Bintan Plaza, Komplek Ruko Suka Berenang, Potong Lembu dan Tanjungpinang City Walk. Razia dipimpin Kasat reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Perindra, melibatkan personil Reskrim, Intelkam, serta Propam.

Nah, sudah sekitar 1 (satu) bulan ini arena perjudian tersebut kembali buka di Kota Tanjungpinang dilokasi yang sama serta bos yang sama. Artinya,tidak ada pergantian bos judi serta lokasi perjudian, justru semangkin besar lengkap alat elektronik yang lebih cangih seperti casino di Las Vegas serta bertambah lokasi baru di Kampung Singgarang dan Km. 15.

Dari pantauan kepripos.co.id dilapangan membuktikan, bahwa tidak ada hal-hal yang ditutup-tutupi dari usaha perjudian ini. Artinya, lokasi tersebut terbuka untuk umum, bahkan para oknum petugas hilir mudik masuk kelokasi.

“Kami warga bisa apa pak. Mereka (bos judi-red) punya backing dan tukang pukul. Pak polisi aja diam. Jika pihak Kepolisian tidak mengetahui hal ini, itu pembohongan publik. Tanjungpinang ini kota kecil, masak ngak tahu ada perjudian. Ngak tahu, apa pura-pura ngak tahu. Mungkin karena setoran dari para bos pemilik perjudian semua pada diam?”, ungkap warga sekitar saat ditanya apa mengetahui adanya perjudian di lingkungannya.

Sementara persoalan kembali buka arena perjudian yang bersembunyi dari nama Gelper(Gelangang Permainan) di Kota Tanjungpinang, media ini sudah pernah menginformasikan kepada Kapolda Kepri pada 18 Juli 2020, melalui pesan Whattshapp Kapolda akan meneruskan informasi ini ke Kapolresta Tanjungpinang. ***

Laporan: Kp.01-MM

Sharing