Geopark Nasional Natuna Bersama SKK Migas Menuju UGG

NATUNA – Bila anda datang ke ibukota kabupaten Natuna- Ranai tidak lengkap kalau belum singgah ke Pantai Piwang. Pantai dengan sebutan Pantai Piwang menjadi perhatian para wisatawan lokal dan manca negara. Saat tiba digerbang masuk akan tampak tulisan berwarna warni berukuran besar berdiri bertuliskan GEOPARK NATUNA. Geopark yang lebih dikenal dengan taman bumi, tentu suatu jawaban yang sulit dipahami oleh masyarakat awam.

Natuna memang memiliki ratusan geosite, namun baru dua puluh geosite yang akan dikelola, dari ke dua puluh itu, baru delapan geosite akan menjadi prioritas. Diantaranya, Geosite Gunung Ranai, Geosite Senubing, Geosite Senoa, Gua Kamak, Tanjung Datuk, Batu Kasah, Pulau Akar dan Setanau.

Sekarang kita menuju salah satu Geosite geopark Nasional Natuna yaitu Geoset Pantai Batu Kasah. Pantai ini hanya berjarak 31 km dari kota Ranai ke arah selatan. Untuk mencapai lokasi geosite Pantai Batu Kasah cukup dimudah, karna pada kilo meter 29, tepatnya dipertigaan jalan H. Arif, SKK Migas telah memasang pelang petunjuk arah. Berjarak 1.5 km dari pelang penujuk arah, kita disambut oleh landmark Batu Kasah berukuran besar.

Sesampainya dilokasi parkir sirotan mata kita akan terju pada sebuah pelang nama kokoh berdiri bertuliskan KAWASAN SITUS GEOSITE PANTAI BATU KASAH yang dibuat oleh SKK Migas.

Sadar akan sulitnya terpenuhi pasilitas pendukung sebuah persyaratan menuju Unesco Gelobal Geopark (UGG) membuat Badan Pengelola Geopark Natuna mencari pihak-pihak yang siap mendukung program geopark.
Untuk kepentingan bersama dan kepedulian SKK Kigas melihat melalui dana Corporete Social Responsibility (CSR) membantu membangun pasilitas umum yang diperlukan oleh kawasan geosite.

Atas keseriusan SKK Migas untuk membangun geosite Pantai Batu Kasah, melalui Badan Pengurus Geopark ( BP Geoparkr ) Natuna mengadakan rembukan kepada tujuh pemilik lahan geosite Pantai Batu Kasah.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua BP Geopark Natuna M. Alim Sanjaya berjalan cukup baik dengan respon positif oleh pemilik lahan.
Rapat yang dihadiri oleh jajaran BP Geopark Natuna, Camat Bunguran Selatan Faisal, Kades Cemaga Tengah Zaidan membuahkan seuatu kesepakatan bersama, yaitu membangun geosite Pantai Batu Kasah dengan sistem pinjam pakai 10 tahun.

Dari Pantauan Kepri Pos di lokasi, Kesepakatan ini pun dilakukan tindakan nyata oleh SKK migas, bukan saja akan segera merealisasikan banker air bersih, lampu surya dan Toilet serta kamar bilas saja. SKK Migas bahkan akan membangun pasiltas pendukung, seperti area parkir, taman bermain, rumah baca juga panggung hiburan.
Efek ekonomi dari tersedianya sarana tersebut, SKK Migas akan membangun beberapa lapak kuliner beserta gazebo. Lapak kuliner ini dipersiapkan oleh masyarakat desa Cemaga Tengah.

Kepala Desa Cemaga Tengah Zaidan merasa bersyukur dan berterimakasih kepada SKK Migas dan BP Geopark Natuna, “ untuk percepatan pembangunan sarana pendukung kawasan geosite Pantai Batu Kasah, dengan harapan ekonomi masyarakat segera meningkat”.**

Laporan : Abdillah

Sharing