Indonesia Mengajar (IM) Pamit Setelah pengabdian Selama lima tahun.

NATUNA – Akhir pengabdian di Kabupaten Natuna Pengajar Muda dari Indonesia mengajar (IM) melakukan perpisahan bersama para penggerak organisasi Kabupaten Natuna di Aula Asrama Haji, Kompleks Masjid Agung, Kabupaten Natuna pada Selasa (23/02) pagi.

Indonesia Mengajar (IM) merupakan sebuah lembaga nirlaba yang merekrut, melatih dan mengirim generasi muda terbaik bangsa ke berbagai daerah di Indonesia untuk mengabdi sebagai Pengajar Muda (PM) di Sekolah Dasar (SD) dan masyarakat selama satu tahun. Penggagasnya, Anies Baswedan memulai gerakan Indonesia Mengajar pada tahun 2009 untuk menjadi lebih dari sekadar program, tetapi sebagai gerakan untuk mengajak bersama masyarakat yang berikhtiar untuk ikut berperan aktif mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai wujud upaya melunasi janji kemerdekaan.

Meyakini bahwa pendidikan dasar adalah fondasi pembangunan masyarakat Indonesia, maka Indonesia Mengajar (IM) percaya bahwa pendidikan dasar untuk anak-anak di seluruh pelosok Indonesia wajib disampaikan dan didampingi oleh generasi terbaik bangsa. Didasari juga oleh janji kemerdekaan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, maka IM mengambil inisiatif untuk mendampingi sekolah dasar–sekolah dasar di berbagai pelosok Indonesia dengan merekrut, membekali, dan menempatkan sarjana-sarjana terbaik bangsa yang memiliki semangat mengabdi untuk mengajar di sebuah SD selama satu tahun. Para pemuda yang dikirim sebagai guru sekolah dasar (SD) ke daerah disebut sebagai Pengajar Muda.

Suherman S.H selaku Kadis Pendidikan Kabupaten Natuna,”Saya berterimakasih kepada seluruh Pengajar Muda dari angkatan pertama sampai terakhir, walaupun dengan segala keterbatasan seperti medan yang berat dan juga susahnya komunikasi”.

“walaupun untuk tahun ini para pengajar muda tidak dapat dengan efektif ikut mengajar di sekolah karena Pandemi Covid19 namun selalu ada cara lain untuk tetap mencerdaskan para murid”, Tambah Suherman.

Desa-Desa yang telah menjadi penempatan Pengajar Muda di antaranya adalah Desa Pengadah,
Gunung Putri, Pian Tengah, Klarik,Setumuk, Batu Berian, Pulau Kerdau, Air Nusa, Pulau Panjang dan Teluk Buton.

Alam Herlambang salah satu Pengajar Muda yang penempatan Desa Kerdau, Kecamatan Subi, mengatakan bahwa Indonesia Mengajar itu tidak hanya mengajar, ” Kami para Pengajar Muda tidak hanya mengajar para murid tapi kami berkewajiban menggerakkan seluruh stakeholder yang bisa terlibat dalam memajukan pendidikan daerah setempat”.

Selama lima tahun mengabdi di Natuna sejumlah kegiatan yang telah Pengajar Muda lakukan di antaranya adalah Festival Anak Natuna, Kelas Inspirasi Jelajah Natuna, Kemah Pemuda Natuna, Expo For The Better Future, Ruang Berbagi Ilmu (RUBI) Serasan, Kegiatan Belajar dan bermain (KBB) dan sore bermain.

Perpisahan Indonesia Mengajar juga di hadiri oleh, Kapolres Natuna yang diwakili oleh Kapolsek Bunguran Timur, Kadis Pariwisata Hardiansyah SE, FTBM Kabupaten Natuna, Natuna Mengajar, KOMPAS BENUA dan para penggerak organisasi di kabupaten Natuna.**

Laporan : Wahyudi

Sharing