Ngesti Minta Maaf Kepada Jamaah

Natuna– Masa Pemerintahan Bupati Natuna dan Wakil Bupati Natuna Drs. Hamid Rizal dan saya (ngesti-red) akan berakhir tanggal 04 Mei 2021, untuk itu saya sampaikan permohonan maaf jika selama kami memimpin ada hilaf salah, disampaikan Wakil Bupati Natuna Hj. Ngesti Yuni Suprapti pada safari Romadlon di Masjid Al Kausar Sebintang Desa Cemaga Utara Kecamatan Bunguran Selatan Kabupaten Natuna, 19/04/2021.

Lanjut Ngesti, selanjutnya Natuna akan dipimpin oleh bupati dan wakil bupati terpilih Wan Siswandi dan Rodial Huda, semoga dengan pemimpin yang baru Natuna lebih maju dan berkembang.
Berkembangnya suatu daerah merupakan kerja kita bersama, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) perlu besinergi dengan bupati nantinya, masyarakat perlu terus optimis dan bersemangat bahwa pademi segera berakhir, sehingga ekonomi kita akan segera bangkit kembali.

Bunguran Selatan sudah ada dua kawasan yang ditetapkan sebagai geosite Nasional Natuna yaitu Batu Kasah dan Pulau Akar, untuk itu mari terus berbenah terutama kebersihan lingkungan termasuk lahan perkebunan, guna menunjang Natuna untuk diteriman sebagai Unisco Global Geopark ( UGG) harap Ngesti.

Pemulihan ekonomi yang paling cepat adalah disektor pariwisata, selama pandemic orang tidak bisa kemana-mana, tentu tejadi kejenuhan, sehingga setalah wabah ini berakhir wisatawan asing dan domistik akan melepas kejenuhan dengan mengunjungi objek wisata, temasuk Natuna.

Namun kesemua itu kembali kepada kita semua, kita perlu menerapkan protokol kesehatan dengan baik, termasuk peran kepala desa hendaknya memberi contoh kepada masyarakat, sindir Ngesti terhadap salah satu kepala Desa GP yang maskernya selalu disaku, tutup Ngesti.

Bersempena Safari Romadon, Ngesti juga Menyerahkan Bantuan Bantuan Hibah Masjid sebesar Rp 7.500.000,-, Bantuan Hibah Surau sebear Rp. 5.000.000,- dan ba Bagi yang mintaaf kepada orang tua,

Ustad Nasoha dalam tausiahnya mengingatkan kepada jamaah, agar puasa mendapat nilai lebih dari Allah SWT, sebaiknya sebelum memasuki bulan romadlan anak perlu meminta maaf kepada orangtuanya, jika orang tua sudah meninggal maka berziarahlah, selain itu istri perlu meminta maaf kepada sang suami, juga tidak kalah penting sesama tetangga saling memaafkan. Sehingga kedatangan kita merasa senang datangnya bulan suci Romadlon maka diharamkan oleh api Naraka.

Camat Bunguran Selatan yang diwakili Sekcam Supardi ,manyampaikan kepada para jemaah “ air cuci tangan didepan masjid hendaknya dipungsikan, dengan sering mencuci tangan kita bisa terhindar dari covid, kebiasaan baru seperti cuci tangan, memakai masker dan mejaga jarak sudah kita lakukan, tentu kita perlu berdo’a kepada Allah agar kita semua terhindar dari segala penyakit.

Safari Romadlon diawali dengan berbuka puasa bersama ini tampak hadir Wakil Ketua I DDRD Natuna DAeng Ganda, Asisiten I dan II, Kepala Basarnas Natuna dan OPD.**

Laporan : Wahyudi

Sharing