Nelayan Natuna Mengeluh Harga Ikan Terlalu Rendah

Natuna– Harga ikan diluar kebutuhan ekspor kini dibeli di Pulau Tiga cukup rendah. Dulu, salah satu penampung membeli ikan kerisi bali perkilonya mencapai Rp 4ya5.000-Rp 50.000, kini dibeli oleh pengusaha ikan lainnya hanya Rp 28.000-Rp 33.000 ungkap ketua kelompok nelayan Pelau Tiga Dedek kepada kepripos.co.id,(29/06/2021).

Lanjut Dedek, murahnya harga ikan sangat berpengaruh pada beban operasional, ini sangat memberatkan nelayan, tentu berpengaruh pola terhadap sosial ekonomi nelayan itu sendiri.
Lain halnya dengan ikan kakap (mati-red) dengan harga Rp 50.000-Rp 60.000. Dibenarkan oleh Penampung bernama Wan Roni.

“ Ya ikan kakap kami beli Rp.50.000-Rp60.000 per kilonya, kemudian ikan tersebut kami jual ke penampung di Karimun guna di ekspor”.

Harapan kami selaku nelayan, ada pihak yang mengekspor ikan dari SKPT Lampa, tentu harga ikan lebih meningkat, harap Roni.

Poto wakil Bupati Natuna di Ruang Kerja

Keinginan nelayan agar Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) diaktifkan kembali, Wakil Bupati Natunna Rodhial Huda Kepada kepripos.co.id menyampaikan , SKPT sampai saat ini masih menjadi kewenangan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), untuk pengelolaannya pun masih kementerian”.**

Laporan : Irwanto

Sharing

9 responses to “Nelayan Natuna Mengeluh Harga Ikan Terlalu Rendah”