Dampak PPKM Mikro Pedangang Kuliner Dapat Bantuan Pemda Natuna

Natuna– Cari duit jadi sulit aja, jam 14 kami mulai masang tenda. Beres-beres sekitar jam 16 baru mulai jualan. Kemudian jam 17.00 maje dan kursi kami harus dibongkar ( disimpan-red). Namun kami tetap boleh berjualan sampai jam 20.00 dengan cara dibungkus untuk dibawa pulang pembeli. Keluh pedangan kuliner bernama buk Iyem ( nama samaran ) ke media ini, di Pantai Piwang Ranai, (16/07/2021 malam).

Malam itu, tepat jam 09.00 awak media ini menelusuri dari warung, sambil menyaksikan para pedagang sibuk mengemasi barang dagangannya. Kami pun berhenti disebuah warung untuk membeli kacang rebus sambil bincang-bicang kecil.
Kami diminta oleh petugas tuk berhenti jualan jam 20.00, kami jualan ini pun sambil nyelesaikan ngemas tenda, terangnya.

Jeritan hati pedagang atas efek kibijakan PPKM Mikro ini, tentu tidak mungkin tidak terdengar oleh seorang pimpinan daerah. tindakan nyata dilakukan oleh Bupati Natuna dengan damping Wakil Bupati, TNI POLRI menyerahkan Bantuan kepada pedagang Pantai Piwang sebesar Rp. 600.000,- untuk masa tiga bulan, (19/07/2021).

Pj Sekda Natuna Boy Widjanako kepada awak media di ruangkerjanya menyampaikan, jumlah pedagang yang terdata sebanyak 80 0rang lebih, setelah diverifikasi, hanya 35 pedagang yang berhak menerima.
Pemkab Natuna tidak akan membedakan antara pedagang di pantai Piwang dengan pedagang kuliner lainnya, asal mereka tidak masuk dikatagorikan sebagai penerima bantuan lainnya, baik dari program bantuan pusat hingga BLT desa, tutup Boy.*

Laporan : Aulia

Sharing