Webinar Antar Bangsa mengembalikan Natuna Sebagai Poros Maritim Dunia

Natuna – Tidak kurang dari 200 kapal setiap hari melintas di laut Natuna, jika kita manfaatkan potensi ini tentu akan manjadi sumber pendapatan bagi pemerintah, khususnya Kabupaten Natuna. Penambahan peluang usaha baru untuk sector pertanian dan peternakan untuk memenuhi kebutuhan pangan awak kapal, BBM kapal dan air. Kesemuanya sebagai Pemasok devisa dan PAD Natuna.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda pada acara Pembukaan Webinar Antar Bangsa mengembalikan Natuna sebagai poros maritim Dunia yang ditaja STAI Natuna, Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau 04/09/2021.

Lanjut Rodhial, secara geokrafis Natuna sebagai poros maritim dunia diakui atau tidak, secara de facto tidak kurang dari 200 kapal berlayar melintasi laut Natuna jalur laut pelayaran Internasional ALKI I.
Jalur yang cukup sibuk ini perlu dimanpaatkan sebuah kekuatan ekonomi, jika 20 kapal saja dalam sehari singgah di Natuna, jelas Rodhial.

Webinar ini menghadirkan Narasunber untuk sesi I dari Universitas Sains Malaysia, Prof. Dr. Mohammad Reevany Bustami. Dari Universitas Dirgantara, Dr. Bambang Sulistiyono. Dari Universitas Muhammadiya Yogyakarta, Dr. Ali Maksum yang dimoderatori Drs. H. Kamaruddin, MM.

Selanjutnya Sesi II dari Sejarawan Dan Budayawan KEPRI, Datuk Rida K. Liamsi. Dari Pusat Kajian Islam Dan Tamadun Melayu, H. Umar Natuna, S.Ag., M.Pd.I. Dari Pusat Kajian Sejarah Brunei, Dr. Muhammad Hadi bin MD Melayong yang dimoderatori, Lukman Nurchakim, MA.*

Redaksi

Sharing