BUPATI NATUNA, OPD PERLU DISIPLIN WAKTU

Ranai, (Kepripos.co.id)-

Industri Perikanan dan Pariwisata untuk mewujudkan stuktur perekonomian daerah yang berkualitas, disampaikan bupati Natuna pada acara musrenbangda tahun 2018 di Gedung Sri Srindit, senin pagi(12/03/2018) pukul 08.30 WIB. Hadir pada acara tersebut Wakil Ketua I Hadi Candra, Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti, Sekda Natuna Wan siswandi, OPD, Anggota DPRD, Danlanan, Dandim 0318, Danlanud, Kapolres dan beserta tamu undangan.

Bupati Natuna Hamid Rizal, sebelum membuka sambutannya Bupati Natuna menegur OPD yang masih ada yang terlambat belum ada yang on time, kalau bisa harus tepat waktu itu ada lah di siplin, tegas Hamid

Hamid Rizal mengatakan, musrembang merupakan landasan bagi perumusan program kegiatan dilaksanakan Pemerintah Daerah melalui APBD 2019 mendatang. Diharapkan dapat menghasilkan program kegiatan tahunan bersifat terpadu, bersinergi untuk mendukung terwujudnya visi misi Bupati Natuna menuju Masyarakat Cerdas, mandiri dalam kerangka keimanan dan budaya tempatan.

Ada tujuh indikator mengukur kemajuan pembangunan Daerah pertama pementasan kemiskinan, penurunan angka pengangguran, peningkatan pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan, pelayanan infratuktur, Implementasi good govermen serta peningkatan pelayanan publik.

Disamping itu pembangunan tidak hanya terkonsentrasi  pada tujuan perkembangan ekonomi, tetapi bisa mencukupi aspek kehidupan yang luas, seperti aspek kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat dan lebih ditekankan pada pemberdayaan masyarakat, ucapnya

Hal diatas dalam upaya mengupayakan RPJPD,tahun 2025, lebih menekankan optimalisasi pengelolaan sumber daya lokal

Sebagaimana dirancang dalam RT RW penyusunan RKPD, tahun 2019 akan diselaraskan dengan kebijakan RPJMD kabupaten Natuna untuk menumbuh kembangkan ekonomi kerakyatan dan industri berbasis sumberdaya alam pendidikan dan kesehatan.

Perhatian Pemerintah Pusat  terhadap Natuna, harus Kita syukuri, karena memperhatikan peluang strategis pengembangan usaha berbasis potensi daerah, program strategis yang sudah terlaksana adalah pembangunan central perikanan, diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Namun kita sadari kebutuhan realisasi program dari seluruh kecamatan dan desa, sangat berbeda dalam dinamika percepatan pembangunan.

Kemudian terkait Kartu Natuna sehat, agar  tepat sasaran, karena ada mengaku miskin agar kartu itu dikeluarkan, pada hal punya motor punya rumah, hal seperti ini harus di cegah.

Harapan saya, agar Kita selalu melakukan komunikasi yang baik, sehingga apapun yang kita inginkan demi percepatan ekonomi berjalan dengan baik.

Sementara Wakil Ketua DPRD Natuna Hadi Candra mengatan, musrenbang merupakan langkah awal bagi pemerintah untuk melakukan perencanaan pembangunan .

Selain itu DPRD Natuna, melakukan reses guna menyerap aspirasi masyarakat, di dapil masing masing, sekaligus dapat bertatap muka secara langsung dengan Perwakilan Di DPRD

Kami berterima kasih kepada Pemerintah, karena sistim, penganggaran  serba terbuka, artinya pokok pikiran dewan saat reses harus dituangkan saat Musrenbang, tidak ada lagi main titip, ditengah masyarakat mampu dilihat mana skala prioritas untuk dilaksanakan. Reses DPRD sudah diatur oleh UU dan harus dilaksanakan, paparnya.

Ketua Panitia  Dinas Bapeda Natuna dalam sambutannya, mengatakan Musrenbang 2018 dilaksanakan, guna menghimpun aspirasi masyarakat untuk dirumuskan dan digodok bersama Pemerintah dan DPRD, adapun kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 12-14 Maret.***(fadil)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *