BURUH HARIAN LEPAS TUNTUT PT EKA INDOCON LUNASI UPAH KERJA

Ranai, (Kepripos.co.id)-

Kami sudah melaksanakan pekerjaan sebagai tukang pada PT Eka Wahana Indocon yang setiap penerimaan gaji selalu dipotong oleh perusahaan sebagai retensi sebesar 5%, namun setelah selesai pengerjaan proyek sampai hari ini retensi masih juga belum cairkan ( dikembalikan ke pekerja bangunan, red), hal ini disampaikan oleh Darto di kantor proyek PT Eka Wahana Indocon Jalan Pering Ranai Natuna, pagi 30/04/2018.

Tertunda pencairan retensi ( upah yang disimpan , red) sebesar Rp. 477.617.150 oleh PT EKA Wahana Indocon kepada pekerja bangunan perumahan Arhanud di Batu Sisir Natuna menjadi tuntutan para buruh bangunan karna pihak perusahaan tidak ada kejelasan pembayarannnya.

Tuntutan buruh bangunan yang diwakili oleh 17 mandor diterima langsung oleh Jeneral Menejer proyek PT Eka Wahana Indocon ( PT EKW ) Irwan Pajar M. Dari hasil dialog antara perusahaan dengan pihak pekerja diwakili oleh para mandor diantaranya Darto dan Anam belum membuahkan hasil yang dikarenakan direktur PT EKW Pauzi tidak bisa dihunbungi oleh Jeneral Menejer Proyek guna menanyakan tetang pebayaran keselurahan upah pekerja dan material bangunan sebesar Rp 7.9 milyar dikarenakan hand ponenya tidak aktip, terang Irwan.

Merasa tidak puas dengan jawaban dari pihak perusahaan, para mandor menemui ketua DPRD Natuna Yusripandi. Dalam jumpa pers Yusripandi menyampaikan pihak DPRD bersama Bupati Natuna akan menyurati Manhan agar persoalan ini bisa cepat terselesaikan, karna sudah merugikan masyarakat selaku pekerja.

Di tempat terpisah, Dandim 0318 Letkol Yusuf Rizal kepada awak media menyampaikan bahwa belum terbayar lunas upah pekerja dan meterial bukan merupakan tanggung jawab TNI AD lagi karena pembayaran proyek sudah diselesaikan kepada PT. EKW, namun kami ( TNI AD) tidak lepas tanggung jawab karna pada hari ini direktur PT. EKW sudah dipenggil menghadap di Jakarta, tutup Yusup.

Laforan : Fadil

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *