Ketua Panwaslu: “Iklan Simbol Paslon No. 2 di Videotron BUMD Tanjungpinang Sudah di hentikan”

Tanjungpinang ,(Kepripos. co. id) –

Tim Pemenangan Syahrul-Rahma (SABAR) memprotes keputusan Panwaslu Kota Tanjungpinang, dalam perkara penayangan atribut atau simbol Paslon di Videotron milik BUMD Kota Tanjungpinang.

“Kami protes dan tidak terima keputusan Panwaslu ini karena alasannya tidak berdasar bahkan terkesan memutarbalikkan fakta yang sebenarnya,” kata Sopian selaku pelapor dari Tim SABAR, pada Jumat (13/4), di Tanjungpinang.

Protes Sopian bukan semata-mata karena Panwaslu dalam putusannya tidak menemukan unsur pelanggaran dalam perkara itu. Melainkan dasar Panwaslu dalam memutus perkara.

Menurut Sopian, Panwaslu menyebutkan laporannya tidak valid dengan alasan karena pihaknya hanya menghadirkan satu saksi saja dalam sengketa tersebut.

“Alasan Panwaslu ini tidak benar dan mengada-ngada, karena saya yang melaporkan, dan semua kita lengkapi dokumen termasuk saksi-saksi yang diminta,” kesalnya.

Ini pula yang membuat berang Sopian dan Tim SABAR, lalu ia akhirnya menemui Ketua Panwaslu Tanjungpinang Maryamah di kantornya, Rabu (11/4) kemarin.

“Saya tegaskan ke Bu Maryamah, saya yang buat laporan, saya ajukan dua orang saksi, bukan satu saksi seperti yang disebutkan. Termasuk seluruh alat bukti yg diminta sudah saya serahkan ke Panwaslu,” kata Sopian kecewa, saat menceritakan pertemuannya dengan Maryamah, Ketua Panwaslu Tanjungpinang.

Sopian menemui Ketua Panwaslu untuk klarifikasi soal pernyataan Panwaslu bahwa laporannya tidak kuat karena hanya mengajukan satu saksi, yang juga disampaikan ke salah satu media online.

Mendengar penjelasan itu, Maryamah, jelas Sopian, mengakui bahwa saat rapat pleno memang hanya menyebut satu orang saksi dalam perkara penayangan simbol salah satu Paslon di Videotron milik BUMD Tanjungpinang.

“Ini baru dapat penjelasan dari Pak Sopian selaku pelapor, bahwa saksi yang diajukan berjumlah 2 orang, bukan 1 orang dengan melampirkan alat bukti yang lengkap,” kata Sopian menirukan ucapan Maryamah.

Maryamah pun berjanji masukan yang disampaikan pihak pelapor menjadi masukan bagi dirinya untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. “Ini masukan bagi kami untuk menindaklanjuti permasalahan ini,” kata Maryamah merespon Sopian.

“Tapi perlu diketahui malam itu setelah informasi masuk, kami (Panwaslu-red) minta di hentikan iklan tersebut dan sudah dihentikan, demikian penjelasan Ketua Panwaslu kepada Tim pemenangan Sopian, ” mengutif penjelasan ketua panwaslu. ***

Laporan: Syafri. ***

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *