Ketua Panwaslu Maryamah: Kegiatan itu, “Tidak Ada Melapor”

TANJUNGPINANG –(Kepripos.co.id)

Dalam acara Deklarasi Kampanye Damai yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang pada hari Minggu,(18/2), Ketua Panwaslu Tanjungpinang, Maryamah dalam sambutan orasinya menyampaikan bahwa, melaksanakan pemilihan kepala daerah dan masa kampanye ada tahapan- tahapan, agar jangan sampai terjadi pelanggaran.

Maryamah meminta kepada kedua Paslon dan Tim Sukses untuk menyerahkan jadwal kampanye secepatnya. Sebab, diluar sana, kami Panwaslu yang dipertanyakan masyarakat. Jadi kami minta kepada kedua Paslon sampaikan dan laporkan jadwal kampanye umum dan kegiatan lainya, jelas Ketua Panwaslu.

Selesai acara sambutan, Puisi, Orasi dan deklarasi serta pelepasan burung merpati dilanjutkan dengan melepas peserta Konvoi Kendaraan Pawai Kampanye Damai lengkap dengan atribut kampanye keliling Tanjungpinang.

Artinya, dapat dipastikan kalau pada hari Minggu tanggal 18 Februari 2018 kedua Pasangan Calon tidak ada kegiatan kampanye lain selain acara Deklarasi dan Pawai Kampanye Damai yang diselengarakan KPU. Jika pun ada atau diboleh harus dilaporkan kepada KPU dan Panwaslu bila ada kegiatan kampanye atau bentuk lainnya yang mengunakan alat peraga kampanye seperti sepanduk dan poster di depan umum atau di jalan raya.

Sebab saat konvoi kendaraan pawai kampanye damai bersama iring-iringan mobil KPU dan Panwaslu ada sekelompok massa melakukan orasi kampanye. Memang itu dilakukan didepan kantor sekretariat, tapi sudah keluar dari kantor dan halaman, bahkan memakan separuh jalan raya yg dilewati kendaraan pawai kampanye damai yang terkesan sengaja menunjukan ke rombongan pawai. Berbagai komplen pun keluar dari pihak rombongan sambil berteriak dan sempat terjadi adu mulut antara sekelompok massa dengan rombongan di atas mobil truk yang sudah dihias.

Nah, lantas apakah semua kegiatan berbau kampanye pihak Panwaslu Kota Tanjungpinang mengetahui?

Berikut hasil wawancara Kepripos.co.id dengan Ketua Panwaslu Kota Tanjungpinang ibu Maryamah melalui Whattshapp.

Izin buk saya dari wartawan Kepripos.co.id Mau sedikit minta komentarnya soal kampanye damai tadi siang. Saat iring-iringan kampanye damai yang diselengarakan oleh KPU dan Panwaslu, di kawasan jalan km7 ada massa dengan membawa alat peraga di Penggir jalan bahkan masuk ke badan jalan meneriaki yel-yel kampanye. Apakah itu masih sesuai dalam aturan buk?

Masih pak . Mereka tidak mengganggu arus lalu lintas. Itu bentuk dukungan yg diberikan ke paslon yg sedang melintas di acara kampanye damai.

Bukan kah itu diluar jadwal kampanye buk? Karena ada alat peraga yg di bentang?

Tidak pak. Di PKPU No.4 tahun 2017 pasal: 51 ayat 2 dan 3 masih masuk dalam jadwal kampanye.

Apakah artinya mereka sudah melaporkan kegiatan tersebut bersamaaan dgn kegiatan kampanye damai oleh KPU yg ditentukan jumlah orang , kendaraan dan modelnya?

Tidak ada pak (tidak ada melapor -red). Saya berfikir itu adalah bentuk dukungan dari salah satu paslon yg sedang mengikuti pawai kampanye damai oleh KPU. Dan itu juga tidak mengganggu dan tidak sempat menutup arus lalu lintas. Dilakukan hanya di satu titik pas di depan sekretariat partai saja.****

Laporan: moes-kp.01/boby.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *