Natuna Berbenah Jadi Geo Park Dunia

Natuna, (Kepripos.co.id)-

Natuna akan dijadikan Geopark Nasional, kesempatan ini jangan disia-siakan, hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Natuna H. Ngesti Yuni Suprapti pada acara rapat koordinasi Badan Pengelola Geopark Natuna di ruang rapat I Bupati, 26/10/2018.

Wakil Bupati mengajak Badan ini bekerja secara sinergitas guna mempersiapkan Natuna menjadi Geo Park Nasional. “Kita perlu mempersiapkan diri secara sinergitas antar OPD, Pegiat Wisata maupun masyaakat, guna perwudan Natuna sebagai Geo Park Dunia”.

Keinginan Kemenlu, Geo Park Natuna akan dijadikan Geo Park Dunia perlu didukung penuh oleh kita semua, muaranya nanti akan menjadi geo wisata. Tentu akan menjadi nilai tambah menuju peningkatkan ekonomi masyarakat, terang Ngesti.

Oleh karena itu, bagi yang termasuk dalam badan Geo Park Natuna bersama sama hadir mendengarkan Sosialisasi Pengajuan dan Penetapan Natuna menjadi Geopark Nasional dan Geopark Dunia, Global Geopark Network (GGN) Unisco pada hari senin 29 Oktober nanti, harap Ngesti.

Adapun sebagai narasumbernya, Prof DR. H. Arif Rachman, M.Pd Ketua Harian Komisi Nasional Geopark Indonesia untuk UNISCO,Prof Ir. Mega Fatimah Rosana, M.Sc. Phd Ketua Pusat peneliti Geopark dan Kebecanaan Geologi UNPAD dan Drs. Dindin Wahyudi, DEA Kapus BPPK Kemenlu.

Dalam kesempatan itu, Kadis Pariwisata Erson Gempa Apriadi menyampaikan, dari 119 geosite yang ada di Natuna dan dari 17 lokasi yang di identipikasi hanya ada delapan lokasi warisan masuk katagori geologi dunia.

Dari ke delapan lokasi tersebut, menemukan empat katagori yang memenuhui setandar geo park Dunia. Katagori pertama, pantai pasir putih diantaranya, Pantai sengiap, Pantai Sahi, Pantai Tanjung Datuk dan Pantai Pulau Kambing.

Katagori kedua, Plutonik granit yaitu Batu Kasah, Batu Sindu ( kawasan Senubing ), Batu Hiu, Gunung Ranai dan Alif Stone. Katagori ketiga, Pulau pulau kecil, meliputi Pulau Senoa, Pulau Setanau, Pulau Sekatung dan Pulau Akar. Kemudian Katagori keempat, Pematang Pantai Purba, yaitu pantai Sepempang dan Pantai Pengadah.

Dasar penetepan areal tersubut dijadikan geo park, merupakan hasil penilain yang memenuhi unsur geologi, unsur hayati dan unsur kekayaan budaya, terang Erson.**

Laporan : Fadil

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *