Pertamina Pinjamkan Modal Usaha 395 Juta untuk UMKM Natuna

Natuna – (Kepripos.co.id),-

Pinjaman yang digulirkan dapat dipergunakan sesuai peruntukan, terutama bagi meningkatkan produktifitas usaha, bukan kepentingan yang bersifat konsumtif, disampaikan Wakil Bupati Natuna pada acara penandatanganan akad pinjaman Program kemitraan Pertamina dengan UMKM, Bertempat di Ruang Kerja Wakil Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir Bukit Arai Ranai, Rabu (7/11) pagi,

Hadir pada acara tersebut diantaranya Sekretaris Disperindagkop & UM, Kepala Bagian Migas Setda Kabupaten Natuna dan seluruh penerima pinjaman Program Kemitraan.
PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Regional (MOR) I dan Wakil Bupati Natuna me nandatangani Akad Pinjaman Program Kemitraan sebesar Rp. 395 Juta kepada 9 kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bergerak disektor industri dan perdagangan.

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak PT. Pertamina yang telah menyalurkan pinjaman dana usaha tersebut sebagai salah satu pemacu pertumbuhan usaha pelaku UMKM di daerah.

Ngesti mengharapkan agar pinjaman yang digulirkan dapat dipergunakan sesuai peruntukan, guna meningkatkan produktifitas usaha, bukan kepentingan yang bersifat konsumtif.

Hal ini menjadi penting mengingat dana yang digulirkan berbentuk pinjaman yang harus dikembalikan secara berkala. Untuk itu Ngesti mengharapkan agar seluruh pelaku usaha penerima bantuan pinjaman usaha ini untuk selalu fokus, selalu membenahi pengelolaan keuangan dan terus mengupayakan peningkatan produksi serta pengembalian pinjaman lebih tepat waktu.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) MOR I, Rudi Ariffianto mengungkapkan bahwa penyaluran Program Kemitraan ini merupakan komitmen tanggungjawab sosial perusahaan kepada masyarakat, dalam bentuk upaya meningkatkan usaha kecil mitra binaan Pertamina.

Program Kemitraan yang dijalankan oleh PT. Pertamina saat ini akan terus ditingkatkan dengan harapan agar kedepan terjadi perubahan positif pada sektor UMKM serta dapat mewujudkan pelaku ekonomi yang lebih berdaya saing, handal dan mandiri.****

Laporan : Humas DS/Fadil

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *