REVISI TATA RUANG KABUPATEN NATUNA: Pengaruh Dari Dampak Lingkungan

Natuna, ( kepripos.co.id )-

Dalam revisi tata ruang Kabupaten perlu pengkajian dampak lingkungannya dari sebuah pembangunan, hal ini disampaikan oleh Bupati Natuna yang diwakili Sekda Wan Siswandi pada acara pembukaan FGD revisi tata ruang Kabupaten Natuna than 2011 – 2013 diruang rapat II kantor Bupati, 27 Agustus 2018.

Hadir pada acara tersebut, FKPD dari tiga matras, OPD, Tokoh Masyarakat, Perguruan Tinggi, LSM dan pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan itu Siswandi menyampaikan , revisi dari tata ruang kabupaten perlu dilakukan karena ada kepentingan nasional untuk mebangun daerah pertahanan meliter yang belum tercantum dalam tata ruang Kabupaten Natuna.

Isu isu dampak lingkungan dari sebuah pembangunan perlu dikaji baik itu perubuhan secara negative maupun positive guna pembangunan berkelanjutan, terang Siswandi.

Kajian dari dampak lingkungan sangat diperlukan agar pembangunan berkelanjutan berdampak postiv dari sudut pandang ekonomi, lingkungan dan social kemasyarakatan. Hal Ini sesuai dengan kebijakan Nasional penataan ruang secara formal seperti diamanatkan dalam UU Nomor 24 tahun 1992 yang kemudian diperbaharui dengan UU nomor 26 tahun 2007.

KLHS berpungsi untuk menelaah dampak lingkungan dari suatu kebijakan dari sautu program pembangunan bekelanjutan memerlukan pengelolaan sumberdaya secara sistematik untuk mengevaluasi pengaruh lingkungan hidup dan menjamin diitegrasikannya perinsip perinsip berkelanjutan dalam pengambilan keputusan bersipat strategis, oleh karenanya peran FKPD, OPD, Perguruan Tinggi, Tokoh Masyarakat, LSM dan pemangku kepentingan sangat diperlukan dalam penyusunan KLHS, terang Luluk selaku pasilitator.

Laporan : fadil

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *