Saya Sudah Laporkan Ke Dishub Provinsi Riau Soal Pelabuhan Buton

RIAU – Soal banyaknya keluhan para sopir Truk yang mau menyeberang di Pelabuhan Buton Kabupaten Siak menuju Karimun dan Batam di wilayah Provinsi Kepri, ini sudah cukup lama mereka tahan.

Berbagai tudingan tertuju kepada petugas Pelabuhan Penyeberangan Buton atas pelayanan yg tidak memuaskan. Belum ada kabar dan cerita dari para sopir di Pelabuhan Buton-Riau banyak terjadi Pungli.

“Kalau mau bisa servis bagus dan dijamin duluan berangkat, kami harus setor pak gamis Rp.300 ribu s / d Rp.1 juta tergantung jenis muatan Mobil Trucknya,” ungkap salah satu Sopir Truck yang mau menuju ke Karimun Provinsi Kepri.

Artinya, antrian mobil-mobil di pelabuhan itu tidak berdasarkan nomor urut berangkat. Ada yg sudah beberapa hari tak berangkat-berangkat karena belum ada Keluhan Petugas Pelabuhan.

“Ya..kami sudah beberapa hari belum berangkat ne. Malah yg baru datang bisa langsung naik dan berangkat. Ini jelas tidak adil dan pelayanan yang buruk ini harus jelas pak,” jelas sang sopir kepada Kepripos.co.id

Fredy Petugas BPTD. ***

Fredy selaku Kepala Unit Pelabuhan Buton saat di komfirmasikan soal Pelayanan di pelabuhan Penyeberangan Buton-Riau oleh Kepripos.co.id melalui Whatshapp (7/2) menjawab: “Saya bukan kepala unit pelabuhan di buton bapak. Saya di BPTD Ditjenhubdat Kemenhub,” balasnya Fredy dalam Whatshapp

Selanjutnya, Fredy dalam balasan Whatshapp nya mengatakan, “Selamat malam bpk Terima kasih atas dukungan bpk untuk peningkatan pelayanan di pelabuhan penyeberangan. Untuk laporan bpk visi Pengelolaan Pelabuhan Penyeberangan (Buton-Riau- red) saat ini masih di kelola oleh Dinas Perhubungan Provinsi Riau, sudah saya sampaikan ke pimpinan Dishub Provinsi Riau untuk membenahi pelayananya, “jelasnya.

Jalur Penyeberangan Pelabuhan Buton merupakan jalur darat penghubung di Provinsi Kepri. Artinya, saat ini satu-satunya Pelabuhan Penyeberangan Buton penghubung antara Provinsi Riau dan Provinsi Kepri. Puluhan mobil dari Buton ke Karimun dan Batam sebanyak 3 (tiga) kali dalam satu minggu. ***

‘Laporan; ST / red.01

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *