Upacara HUT RI 73 di Kabupaten Natuna

Natuna, ( kepripos.co.id)-

Bupati Natuna Hamid Rizal bertindak sebagai inspektur upaca dalam rangkaka HUT ke 73 Kemerdekaan Republik Indonesi di taman Pantai Kencana Ranai, Jumat 17/08/2018.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wabup Natuna Hj. Ngesti Yuni Suprapti, Sekda Natuna, Wan Siswandi, seluruh pimpinan FKPD, OPD, Para Anggota DPRD, Mantan Bupati Natuna periode 2006-2011 Daeng Rusnadi, Mantan Bupati Natuna periode 2011-2016 Ilyas Sabli, tokoh masyarakat, tokoh agama dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Upacara memperingati menjadi lebih hikman dan penuh rasa kebangsaan tertumpah di taman Pantai Kencana, MC Ria Wani merupakan penyiar senior RRI Ranai membaca acara demi acara.

Ketua DPRD Yusripan dalam pemcaan tek proklamasi begitu penuh penghayatan membuat hati kembali kemasa lalu dimana Sukarno Hatta memproklamirkan bangsa Indonesia ini.

Gemeruh sepatu pasukan pengibar bendera merah putih, tentu suasana berubah menjadi haru dan kagum. pelajar pembawa baki bendera merah putih merupakan putra terabaik dari SMK N 1 Bunguran Timur dengan Komandan Upacara Kapt Arhanud Alse Aryanto, Perwira Upacara Lettu Inf Hasan Basri.

Pasukan Upacara terdiri dari , Kompi I, gabungan TNI AD, AL dan AU. Kompi II gabungan dari Polri, Satpol PP, Damkar dan PNS Pemkab Natuna. Kompi III, gabungan dari PNS PGRI, PNS Vertikal,Rapid an Pramuka.

Parade Drum band SMAN 2 Bunguran Timur (Gema Bakti Kencana) dengan penanggungjawab yaitu kepala sekolah SMAN 2 Bunguran Timur Ida Susanti,S.Pd. cukup menghibur masyarakat, walau diterik panas matahari.

Begitu juga dengan suasana penurunan bendera, sekiatar jam 16.00 persiapan penurunan bendera dimulai, seluruh lpeserta upacara menempati posisinya masing-masing.

Sambil menunggu tiba waktunya upacara, parade deram band SMAN 1 Bunguran Timur cukup menampilkan atraksinya, diantaranya membawa lagu Melayu lancing kuning.

Rangkaian kegiatan memperingati HUT RI adalah malam resepsi kenegraan, dalam kesempatan tersebut Bupati Natuna Hamid Rizal, mengajak kepada masyarakat Natuna agar lebih bijak mempergunakan media social, jangan sampai terpecah belah bangsa ini oleh medsos, juga medsos bisa menyebarkan ujian kebencian, tutup Hamid.

Laporan : Fadil

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *